Rabu, 02 September 2015

Adab Takziah yang Baik dan Benar


Dengan ijin Allah berikut ini akan disampaikan tata cara adab takziah yang benar dan beberapa hal terkait dengan takziah yang meliputi definisi atau pengertian takziah, hukum takziah dan hikmah takziah. Sebelum sampai ke materi judul yaitu adab takziah yang benar, mari kita pahami terlebih dahulu tentang pengertian dari takziah.
Pengertian takziah menurut bahasa Takziah artinya adalah menghibur. Sedangkan pengertian Takziah menurut istilah syara' adalah mengunjungi keluarga orang yang meninggal dunia dengan tujuan supaya keluarga yang ditinggalkan dan sedang mendapat musibah dapat terhibur, diberikan kesabaran dan keteguhan dalam menghadapi musibah serta mendoakan mayit atau orang yang meninggal agar diampuni oleh Allah dosa-dosanya selama menjalani hidup di dunia.
Apa hukumnya bertakziah
Takziah hukumnya adalah sunnah. Takziah adalah merupakan kewajiban bagi setiap muslim kepada muslim yang lain dan orang yang meninggal dunia berhak atas hak takziah. Perlu kita ketahui bahwasanya hak orang Islam yang lain ada lima, yaitu menjawab salam, menjenguk orang sakit, mengantar jenazah, menghadiri undangan, dan mendoakan orang yang bersin.

Bagaimana Adab Takziah yang baik dan benar?

Kembali kepada materi judul di atas yaitu adab takziah yang benar, berikut ini adalah uraian singkat mengenai tata cara adab takziah yang benar adalah sebagai berikut :
  • Orang yang mendengar adanya musibah orang meninggal atau kematian hendaknya mengucapkan Kalimah Tayyibah yang bunyinya "Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun" yang artinya: Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami akan kembali.
  • Orang muslim yang bertakziah sebaiknya memakai baju atau berpakaian rapi dan sopan. Apabila orang yang bertakziah sudah berada di rumah duka/tempat orang yang meninggal, maka kita seharusnya menunjukkan perasaan sedih, tidak boleh tertawa, dan sebaiknya jangan berbicang-bincang dengan orang lain yang terlalu mencolok.
  • Orang muslim yang bertakziah hendaknya harus menghibur ashhabul musibah atau keluarga yang mengalami musibah supaya mereka sabar dalam menghapi musibah karena semua manusia pasti akan mengalami yang namanya kematian atau meninggal. Apabila keadaannya memungkinkan,  sebaiknya orang yang bertakziah mendekati jenazahnya dan mendoakannya agar dosa-dosanya diampuni oleh Allah Azza Wajalla.
  • Apabila keadaan memungkinkan, orang yang bertakziah sebaiknya dapat memberikan sumbangan sehingga dapat meringankan beban dari keluarga yang ditinggalkan.
  • Orang yang bertakziah hendaknya berusaha untuk dapat mensholatkan jenazah dengan ikut shalat jenazah, mengantarkan jenazah ke tempat pemakaman atau kuburan serta mendoakannya.
Apa pelajaran atau hikmah yang dapat kita ambil dari takziah?
Beberapa hikmah yang dapat kita ambil dari takziah antara lain adalah sebagai berikut :
  • Takziah daoat menciptakan hubungan silaturrahmi yang lebih erat antara keluarga yang mengalami musibah kematian dengan orang yang bertakziah. 
  • Dengan takziah diharapkan keluarga yang mengalami musibah kematian dapat terhibur dengan tujuan dapat mengurangi beban kesedihan dari keluarga yang ditinggalkan.
  • Dengan takziah, orang muslim yang bertakziah dapat mendoakan kepada jenazah agar dosa-dosanya semasa hidup diampuni oleh Allah swt serta amal kebaikannya dapat diterima oleh Allah. 
  • Orang yang bertakziah dengan ikhlas insyallah akan mendapat pahala dari Allah swt.
Keluarga muslim yang ditinggalkan karena kematian berhak mendapatkan hak takziah dari sesama muslim lainnya dengan berpedoman pada adab takziah yang baik dan benar.
sumber: http://islamiwiki.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar