Tampilkan postingan dengan label perencanaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perencanaan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Januari 2017

Pensiunan Tak Perlu Gentar dengan Tiga Tantangan Ini

Pensiunan acap mengalami tantangan soal menurunnya kondisi kesehatan, cemas karena tak lagi punya banyak uang, serta post power syndrome. Kenyataan tersebut antara lain ditulis Adi Waluyo dan Sukatna Panca pada laman bisnisukm.com.

Ketiga tantangan di atas bisa terjadi sebagian dan beda waktu, tetapi—celakanya—dapat pula secara bersamaan. Meski demikian, bukan berarti tak ada jalan keluar.

Pengalaman Agus Suprihatin misalnya. Ia tak pernah menyangka bahwa kesukaannya menyantap menu pecel lele berbuah manis. Bahkan, hal itu bisa membawa pria yang hampir lima tahun menjadi pensiunan ini melewati tiga tantangan tersebut.

Bagaimana bisa?

Sejak masih jadi pegawai di kementerian yang mengurusi hal ihwal pendidikan, Agus memang keranjingan makanan yang acap diklaim sebagai menu khas Lamongan, Jawa Timur.

"Padahal, saya ini asli Solo," katanya pada pertengahan bulan silam di Bekasi Timur.

Kamis, 19 Januari 2017

Karyawan Tua Nasib Merana


karyawan tua solusi bisnis tanpa kenal usiaDilansir Forbes, kualifikasi khusus yang harus dimiliki para pegawai modern salah satunya adalah mengikuti perubahan zaman.
Ada beberapa kendala yang dihadapi karyawan tua, misal dalam menggunakan laptop. Kalau posisinya di top level sih no problem sebab ada asisten/sekretaris. Kalau di level biasa? Ya potensi didepak ketika perusahaan perlu efisiensi dan kinerja tinggi.
Bagaimana nasib Anda kelak? Pertanyaan ini perlu dipersiapkan jawabannya dari sekarang. Makanya saya juga selalu berusaha untukmenawarkan bisnis tambahan sembari Anda tetap lancar bekerja di kantor. Mengapa?
Ya kalau kelak Anda beruntung menduduki top level manajemen. Jika tidak? Usia makin tua, bakal tergusur staff muda.
Beda ceritanya jika Anda berbisnis Moment hari ini, punya penghasilan sampai 12 juta perhari yang juga sudah saya buktikan sendiri. Anda akan bisa menabung uang yang sangat banyak sehingga apapun yang terjadi tak perlu khawatir lagi.

Rabu, 11 Januari 2017

5 Cara Membuat Orang Tua Bahagia dan Produktif di Usia Senja


5 Cara Membuat Orang Tua Bahagia dan Produktif di Usia Senja

Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah. Demikianlah kata sebuah pepatah. Berbakti pada ke-2 orangtua merupakan keharusan tiap-tiap muslim. Keadaan berumah tangga tidak bisa jadi rintangan untuk menggerakkan keharusan itu. 
Orangtua atau mertua yang telah mulai renta umumnya terjadi pergantian karakter kembali seperti anak-anak. Sebagian orang yg tidak menyadarinya malah jadi sumber permasalahan dalam keluarga. 
Termasuk juga keterlibatan dalam tempat tinggal tanggamu yang malah makin memperkeruh situasi.  
Bagaimanapun juga kesabaran yaitu modal paling utama untuk berbakti pada orangtua. Tetapi sesungguhnya, terdapat banyak strategi supaya orangtua bahagia serta tetaplah produktif di umur senja. 

Senin, 31 Oktober 2016

Agar Masa Tua tidak Merana

ALANGKAH senangnya hidup ini kalau saat muda kita kaya raya dan ketika tua hidup tidak merana. Harapan itu bukan angan-angan kosong. Kalau Anda mau merencanakan hidup di masa depan sejak dini, hidup merana ketika usia senja tentu tak akan terjadi.

Karena itu, penting bagi Anda untuk menata dan merencanakan keuangan guna mempersiapkan masa pensiun. Apalagi "masa depan" para pegawai swasta seringkali hanya berbekal duit pesangon yang besarnya belum tentu mencukupi untuk kebutuhan hidup beberapa tahun setelah pensiun.

Menurut perencana keuangan yang juga penulis buku Bangun Kekayaan Sejak Belia, Andreas Freddy Pieloor, masa tua memerlukan dana yang besar sehingga butuh persiapan yang baik. Kondisi keuangan yang memadai di masa tua tak akan terwujud kalau kita hanya mengandalkan uang pesangon. "Untuk itulah, upayakan sekeras mungkin guna menyisihkan sebagian dari gaji untuk bekal di hari tua nanti," ujar Freddy.

Selasa, 18 Oktober 2016

Merancang masa tua agar tidak Merana

Merancang masa tua agar tidak Merana

ALANGKAH senangnya hidup ini kalau saat muda kita kaya raya dan ketika tua hidup tidak merana. Harapan itu bukan angan-angan kosong. Kalau Anda mau merencanakan hidup di masa depan sejak dini, hidup merana ketika usia senja tentu tak akan terjadi.

Karena itu, penting bagi Anda untuk menata dan merencanakan keuangan guna mempersiapkan masa pensiun. Apalagi "masa depan" para pegawai swasta seringkali hanya berbekal duit pesangon yang besarnya belum tentu mencukupi untuk kebutuhan hidup beberapa tahun setelah pensiun.

Menurut perencana keuangan yang juga penulis buku Bangun Kekayaan Sejak Belia, Andreas Freddy Pieloor, masa tua memerlukan dana yang besar sehingga butuh persiapan yang baik. Kondisi keuangan yang memadai di masa tua tak akan terwujud kalau kita hanya mengandalkan uang pesangon. "Untuk itulah, upayakan sekeras mungkin guna menyisihkan sebagian dari gaji untuk bekal di hari tua nanti," ujar Freddy.

Selasa, 10 Mei 2016

TIPS AGAR TETAP PRODUKTIF DI MASA PENSIUN


 
LINE it!
Tips Agar Tetap Produktif di Masa Pensiun
“First you are young: then you are middle-aged: then you are old: then you are wonderful”
Apa yang Anda bayangkan di masa tua Anda? Apakah kehidupan yang bahagia bersama cucu-cucu tercinta dan Anda hanya tinggal menikmati hidup? Atau hidup Anda malah dibayangi oleh daftar kekhawatiran mengenai masalah keuangan, kesehatan, kesepian dan lain-lain?
Setiap orang yang mulai memasuki usia senja pasti akan mengalami perubahan fisik, mulai dari penglihatan dan pendengaran yang berkurang, serta timbulnya rematik dan nyeri sendi, namun hal ini bisa sedikit dikurangi dengan rutin melakukan check up di rumah sakit. Tidak hanya masalah kesehatan, orang-orang yang sudah lanjut usia terkadang masih dihantui masalah keuangan, karena dana pensiunmereka yang hanya cukup untuk beberapa tahun saja. Selain itu, ada pula beberapa orang lansia yang dirundung kesepian, karena tidak ada anak atau cucu yang menemani mereka di hari tuanya.
Menjadi tua merupakan sebuah keniscayaan yang akan dialami setiap manusia. Kekhawatiran-kekhawatiran yang muncul merupakan hal yang wajar dan merupakan sebuah pilihan untuk terjebak dalam kekhawatiran yang menyengsarakan atau berdamai dan memilih untuk menjalaninya dengan bahagia. Jika Anda masih khawatir akan kehidupan di hari tua, ingatlah selalu perkataan ini, “Tua itu pasti, bahagia itu pilihan!”
Pensiun adalah happy hour, waktu bagi Anda untuk melakukan kegiatan dan impian yang belum sempat terealisasikan sewaktu bekerja. Meratapi bahwa Anda sudah tidak bekerja hanya akan membuat Anda kehilangan indahnya masa happy hour. Karena itu, buatlah diri Anda tetap produktif di masa pensiun. Baik produktif yang menikmati dan menghasilkan maupun produktif yang hanya menikmati saja. Lantas, bagaimana caranya untuk tetap produktif di masa pensiun?
Pertama, cari tahu siapa diri Anda dan apa yang membuat diri Anda merasa berharga. Buatlah rencana-rencana aktivitas yang menyenangkan! Inilah hidup Anda. Anda sendiri yang menentukan ingin menjalani hidup seperti apa. Orang mencintai Anda bukan karena harta, jabatan, fasilitas yang Anda miliki, melainkan karena apa yang telah Anda hasilkan, apa yang telah Anda berikan untuk orang lain. Inilah yang menjadi tujuan akhir Anda untuk mencapai kebahagiaan di masa tua.
Jika Anda masih bingung dan butuh panduan untuk menjalankannya, berbagai program pensiun juga telah dirancang khusus oleh tim dari Kubik Training bagi Anda yang ingin melakukan persiapan pensiun dengan matang. Untuk mengikutsertakan karyawan perusahaan Anda dalam Retirement Preparation Training, silahkan menghubungi Mona di 0816-1615316 atau telepon ke 021-29400100. Salam SuksesMulia!

Info training: follow @kubiktraining_ dan like Kubik Training

Jumat, 19 Februari 2016

5 Langkah Agar Rencana Keuangan Berhasil

Banyak orang mungkin sadar perubahan kecil dalam pengelolaan uang bisa membawa perubahan besar pada kesehatan finansial.
Namun, tidak sedikit pula yang bingung langkah apa yang harus dilakukan untuk mengawali sebuah perubahan.
Untuk membantu Anda meraih masa depan finansial yang cerah, berikut ini lima hal yang tidak pernah telat untuk dilakukan seperti dikutip dari www.cekaja.com, :
1. Ubah prioritas belanja
Sebagai bangsa timur yang menomorsatukan keluarga, orang Indonesia lebih senang membelanjakan uang untuk bersenang-senang dengan keluarga. Contohnya seperti berlibur bersama keluarga atau sekadar makan bersama di restoran. Tapi, banyak yang kesulitan mengalokasikan uang untuk membiayainya.
Padahal, solusinya sangat sederhana. Ubah prioritas belanja dengan mengecilkan pengeluaran di satu sisi dan mengalokasikannya untuk sisi lain contohnya liburan keluarga.
Kurangi alokasi belanja yang masih mungkin diperkecil seperti belanja sepatu, pakaian atau aksesoris. Agar Anda tetap patuh pada anggaran, buatlah daftar rencana liburan bersama keluarga dan pasang di tempat yang mudah terlihat.
(Baca juga: Patut Ditiru, Ini Dia Kebiasaan Finansial Masyarakat Tionghoa yang Bisa Datangkan Kekayaan)

2. Bayar utang kartu kredit

Bagi mereka yang tertib membayar tagihan kartu kreditnya, utang kartu kredit mungkin bukan persoalan besar. Tapi, bagi mereka yang kurang bijak menggunakan kartu kredit, utang yang semula kecil bisa menumpuk, berbunga tinggi dan akhirnya menjerat. 

Anda yang mengalami kondisi ini bisa manfaatkan layanan transfer balance untuk mengurangi bunga kartu kredit. Dengan bunga utang yang makin berkurang, kesempatan untuk melunasi cicilan kartu kredit makin besar.

3. Lakukan investasi

Salah satu syarat menjadi kaya adalah memulai investasi sedini mungkin. Ada berbagai jenis investasi yang bisa kita miliki mulai dari deposito, reksa dana, saham atau properti. Bagi yang baru memulai, deposito dan reksa dana adalah pilihan yang tepat.
Jangan tunggu dana terkumpul untuk memulai investasi. Sebab, beberapa produk reksa dana dan deposito menawarkan nominal investasi awal dengan jumlah yang sangat terjangkau.

4. Buat tabungan pensiun

Tabungan pensiun adalah salah satu perencanaan keuangan yang sangat penting. Semua orang tentu ingin masa pensiunnya dihabiskan tanpa terbebani masalah uang. 

Untuk itu, lakukanlah perencanaan pensiun sejak sekarang. tetapkan standar hidup seperti apa yang ingin Anda jalankan saat pensiun. Perkirakan berapa biaya yang Anda butuhkan untuk menjalankan standar hidup tersebut. Lalu, pilih tabungan pensiun yang bisa mendukung rencana tersebut.
(Baca juga: Ini Alasan Mengapa Orang yang Bahagia Bisa Cepat Kaya)

5. Daftar asuransi kesehatan

Asuransi adalah produk yang dibuat untuk melindungi pemiliknya dari berbagai macam risiko. Asuransi kesehatan, misalnya, dibuat untuk melindungi pemiliknya dari berbagai risiko kesehatan yang mengancam kehidupan manusia.
Asuransi juga termasuk bagian dari perencanaan keuangan. Dengan memiliki asuransi, orang bsia terhindar dari berbagai macam biaya yang mencekik leher. (Liputan6.com)

Rabu, 10 Februari 2016

5 Tips Ampuh untuk Pensiun Dini


Lupakan untuk membeli baju bermerk, atau liburan keluar negeri


Pada umunya usia rata-rata pekerja kantoran yang layak untuk pensiun adalah 62 tahun unuk perempuan dan 64 tahun untuk lelaki. Namun jika Anda saat ini adalah pekerja kantoran dan memutuskan untuk mengambil pemsiun dini sebelum waktunya tiba, 5 tips ampuh berikut ini bisa diterapkan agar bisa tetap bahagian dan menikmati hidup usai meninggalkan pekerjaan.
Jika dijalankan dengan benar, disiplin dan fokus, pensiun dini merupakan keputusan yang tepat untuk kehidupan Anda di masa mendatang.
1.Tabungan
Hal ini tentunya kewajiban pertama yang dilakukan ketika Anda memutuskan untuk pensiun dini di usia muda. Pastikan Anda memiliki cukup tabungan yang sebelumnya Anda simpan secara rutin dan tentunya disiplin selama Anda bekerja. Kalkulasikan dengan baik berapa banyak uang yang harus Anda simpan jelang pensiun dini, agar nanti saat waktunya tiba tabungan tersebut bisa menjamin keperluan Anda sehari-hari saat pensiun dini.
2. Hidup hemat
Cara lain yang terbukti efektif dan bisa dilakukan jika Anda memutuskan untuk mengambil pensiun dini adalah dengan gaya hidup hemat. Lupakan untuk membeli baju bermerk, atau liburan keluar negri dan membeli mobil baru, semua pendapatan baiknya disimpan untuk keperluan Anda saat pensiun dini tiba. Jika Anda enggan untuk meninggalkan kebiasaan tersebut, coba aturlah dengan baik pengeluaran agar tidak terlalu berlebih dan tentunya menyisakan uang lebih banyak untuk tabungan.
3. Wirausaha
Saat ini baik bidang usaha UKM hingga startup atau perusahaan rintisan sudah banyak yang memiliki cerita sukses dan dibangun oleh para entrepreneur muda. Dengan mengandalkan ketrampilan dan wawasan yang ada, banyak wirausaha yang telah sukses meniti karir sebagai seorang entrepreneur. Jika Anda tidak memiliki cukup pengalaman, coba cari rekan atau partner yang menguasai bidang tertentu dan investasikan tabungan Anda untuk membangun usaha. Jika dijalankan dengan benar rencana Anda untuk pensiun dini pun bisa dinikmati dengan rasa aman mengandalkan usaha baru.
4. Uang pensiun
Salah satu cara yang bisa dilakukan tentu saja mengandalkan uang pensiun yang ada, terutama jika Anda merupakan pegawai pemerintahan atau BUMN yang mendapatkan fasilitas uang pensiun. Simpanlah dengan baik uang pensiun yang ada dan manfaatkan sebaik-baiknya.
5. Berinvestasi
Jika menjadi seorang wirausaha bukan pilihan Anda, mungkin berinvestasi kepada bidang usaha atau perusahaan lembaga keuangan tertentu bisa dijadikan pilihan. Cari tahu dengan benar investasi seperti apa yang ingin Anda lakukan, jangan tergoda dengan penawaran yang ada tanpa mengetahui risiko dan keuntungan berinvestasi. (Suara.com)

Minggu, 31 Januari 2016

Siapkan Sumber Dana untuk Hari Tua Anda Sekarang!


Print Friendly and PDF

Siapkan Sumber Dana untuk Hari Tua Anda Sekarang! | MotherAndBaby.co.id
Hari tua pasti akan datang, karena itu bagian dari siklus kehidupan. Menurut Prita Hapsari Ghozie, financial planner, usia 55-60 tahun adalah usia yang umum bagi seseorang untuk pensiun. Karena itu, Anda wajib mempersiapkan kedatangannya di masa depan. Hidup kita, tanggung jawab kita! Prita mengemukakan, ada beberapa sumber penghasilan yang dapat membantu kita menyusun dana hari tua. Apa saja?

 
Jaminan Hari Tua (JHT)
Program Jaminan Hari Tua dikelola oleh BUMN dan bernama BPJS Ketenagakerjaan (Dulu disebut Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek)-red). Ini adalah tabungan bagi para pekerja yang diatur pemerintah.

Penghasilan kotor Anda akan disisihkan sejumlah 5,7 persen, yang iurannya dibayarkan oleh pemberi kerja atau perusahaan (3,7 persen) dan Anda sendiri (2 persen). Saldo JHT akan dikelola BPJS Ketenagakerjaan dan dibagi hasil setiap tahunnya. Prita berkata, bagi hasil JHT adalah 2 persen di atas suku bunga deposito bank umum.


Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)
DPLK adalah program investasi untuk masa pensiun. Program ini biasanya digunakan untuk karyawan di sebuah perusahaan. Namun menurut Prita, masyarakat umum sudah bisa menggunakan produk DPLK. Ada beberapa peraturan yang harus diperhatikan, yaitu DPLK tidak menjamin saldo dana pensiun yang akan diterima peserta dan cara pembayarannya mengikuti peraturan menteri keuangan.

 
Penghasilan dari Aset Investasi
Dengan tingginya gaya hidup masa kini, bisa jadi dana yang sudah disiapkan lewat JHT maupun DPLK tidak cukup. Karena itu, Prita menyarankan untuk Anda membuat dana pensiun sendiri. Bagaimana caranya? Caranya adalah dengan mengakumulasi aset-aset investasi.

Misalnya di awal usia 30-an, Anda mulai rajin menyisihkan gaji Anda ke reksadana saham. Di usia 40-an, Anda dapat membeli aset produktif yang dapat ditanamkan ke bisnis, seperti restoran atau rumah indekos. Dari aset tersebut, Anda akan mendapatkan tambahan arus kas dari hasil sewa atau bagi hasil bisnis. Hasil inilah yang dapat Anda sisihkan untuk dana hari tua. (Lydia Natasha/DC/Dok. Freedigitalphotos)

Sabtu, 02 Januari 2016

Ini Dia, 5 Tips Keuangan Bagi Anak Muda Yang Baru Pertama Kali Bekerja



Share the joy
  • 23
  • 23
    Shares




ilustrasi (enterpreneur.com)
ilustrasi (enterpreneur.com)

Bagi anda yang saat ini berusia 20 tahunan, dan sedang mencoba untuk memulai bekerja, atau ingin mencari duit sendiri tentunya akan mengalami masa-masa dimana uang yang anda dapatkan hanya dihabiskan untuk berfoya-foya atau dihamburkan untuk bersenang senang. Namun selayaknya anda sudah memiliki perencananan dalam mengatur keuangan sedini mungkin agar hal ini menjadi kebiasaan anda di hari tua kelak dan menjadi kunci sukses untuk anda kedepannya.

Untuk itu, tim Jelasberita telah merangkum 5 tips yang bisa anda gunakan sebagai patokan dalam mengatur keuangan anda sejak di awal pertama kali bekerja.

1. Kendalikan diri dengan gaji anda.
Jika anda memiliki kebiasaan berfoya-foya setelah mendapatkan gaji karena berpikir bahwa anda telah mendapatkan uang berlebih di usia muda, mulai sekarang ubah lah kebiasaan tersebut. Anda harus bisa mengendalikan diri anda agar tidak mengeluarkan uang untuk sesuatu yang tidak berguna. Dan, ada baiknya bila anda sisihkan sebagian dari gaji anda tersebut untuk dijadikan tabungan. Hal-hal seperti membeli sesuatu yang anda inginkan sejak dulu, bisa anda tunda apabila keuangan anda sudah lebih dari cukup.

2. Kenali kebutuhan anda, jauhi keinginan
kedua, anda harus bisa membedakan mana yang jadi kebutuhan anda, dan mana yang hanya menjadi sebuah keinginan anda semata. Kenali diri anda terlebih dahulu, jangan sampai pergaulan ataupun lingkungan merubah gaya hidup anda. Pastikan anda mengedepankan apa yang anda butuhkan, bukan yang anda inginkan. Seperti misalnya kebutuhan sehari hari, biaya makan, biaya transportasi, uang sewa, dan lain lain

3. Buatlah pengaturan uang secara berkala
Kemudian, cobalah membuat pembagian untuk tiap-tiap kebutuhan anda, misalnya dengan membagi kebutuhan harian anda, kebutuhan bulanan, atau dana tak terduga yang suatu waktu bisa anda gunakan bila terjadi hal yang tidak diinginkan. hal ini berguna agar manajemen anda dalam mengatur keuangan tidak berantakan.

4. Anda bisa mencoba dengan menginvestasikan uang anda
Untuk kepentingan yang bersifat sedikit mewah, seperti misalnya keinginan untuk mengganti smartphone anda menjadi lebih mahal, ataupun mengganti sepeda motor anda menjadi lebih keren, ada baiknya anda kesampingkan dulu hal itu. Karena lebih baik anda melakukan investasi di bidang yang menguntungkan, dimana semakin lama anda investasikan barang tersebut, akan semakin mahal.

5. Jangan sampai lebih besar pasak dari tiang
Terakhir, dan yang paling utama adalah. Jaga pola hidup anda agar tidak terjadi keadaan dimana pengeluaran lebih besar ketimbang pemasukan. Seperti poin sebelumnya di awal, cobalah untuk mengenali diri anda, dan ubah pola hidup anda ke arah yang lebih baik

Demikianlah 5 tips untuk menjadikan anda orang yang sukses sejak diawal karir anda.

Semoga Bermanfaat!
sumber: http://www.jelasberita.com/

Jumat, 01 Januari 2016

Jangan Takut Pensiun Kalau Kamu Sudah Lakukan Tiga Hal Ini

\Jangan Takut Pensiun Kalau Kamu Sudah Lakukan Tiga Hal Ini\

Masa pensiun menjadi masa-masa yang memiliki dua macam warna. Warna yang pertama adalah warna gelap dan yang kedua warna terang. Bagi orang-orang yang tidak memiliki perencanaan pensiun, biasanya masa pensiun menjadi momok yang menakutkan dalam hidup dan seolah-olah pensiun memiliki warna yang gelap dan mengancam keberlangsungan hidup.
Namun, bagi mereka yang telah mempersiapkan masa pensiun dengan baik maka mengalami pensiun dini pun menjadi salah satu hal yang sangat diidam-idamkan demi menjalani kehidupan yang cerah, tenang, dan senang. Mengapa demikian? Karena biasanya mereka telah melakukan perencanaan matang sejak dini sehingga mereka tidak takut lagi dengan masa pensiun. Apa saja sih rencana tersebut? Berikut daftarnya;
Daftar asuransi
Ketika memasuki masa pensiun maka kamu akan kehilangan atau setidaknya mengalami kekurangan pendapatan bulanan dari yang biasanya kamu dapatkan. Untuk itu kamu pasti khawatir dengan beberapa hal misalnya kalau kamu sakit bagaimana nanti biaya yang harus kamu tanggung, kalau kamu meninggal bagaimana anak-anak dan keluarga nanti?.
Semua itu sebenarnya tidak perlu dipusingkan lagi kalau kamu sudah mendaftar dalam layanan jasa asuransi. Mendaftarkan diri dalam asuransi mulai dari asuransi kesehatan, hingga jiwa adalah hal wajib bagi kamu yang merencanakan ketenangan dalam masa pensiun.
Berinvestasi sejak dini
Jangan pernah takut untuk pensiun kalau kamu sudah sadar akan investasi dan melakukannya sejak kamu masih di usia muda. Ya, bagi kamu yang sudah sadar akan betapa pentingnya investasi sejak usia 20an dan mengaplikasikannya dalam tindakan nyata maka kamu tidak perlu takut dengan yang namanya pensiun.
Semakin dini kamu berinvestasi maka kondisi keuangan di masa pensiun kamu akan semakin sehat pula juga. Jadi, sisihkanlah sebagian pendapatan kamu untuk berinvestasi mulai dari sekarang.
Memiliki rencana keuangan
Rencana keuangan adalah hal yang harus dimiliki oleh setiap orang termasuk kamu. Pasalnya, rencana keuangan sangat membantu kamu dalam menghadapi masa pensiun nanti yang bagi sebagian orang tidak mudah untuk dijalankan.
Dengan memiliki rencana keuangan yang memang matang dan sudah dijalankan sejak beberapa waktu silam maka sebenarnya kamu tidak perlu lagi khawatir dengan segala permasalahan keuangan di masa pensiun kamu. Jadi, bagi kamu yang masih muda dan ingin mempersiapkan masa pensiun yang indah dan matang mulailah membuat perencanaan keuangan dari sekarang.
(http://economy.okezone.com/)